Tampilkan postingan dengan label bor pile lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bor pile lampung. Tampilkan semua postingan

Bor Pile Yogyakarta - Pembangunan Gedung Parkir Motor Bertingkat RS Dr Sardjito


 

Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito Yogyakarta sebagai salah satu pusat kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terlepas dari masalah perparkiran yang dapat mengurangi tingkat kenyamanan dalam lingkungan rumah sakit dan lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat dilihat dari fasilitas parkir yang disediakan oleh rumah sakit diduga kurang dapat memenuhi permintaan para pengguna parkir sehingga para pengunjung terpaksa memarkir kendaraannya di badan jalan di sekitar rumah sakit. Untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan adanya peningkatan ketersediaan lahan parkir dan fasilitas pendukung parkir lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik parkir di lokasi parkir RSUP Dr Sardjito dan mengetahui persepsi responden terhadap fasilitas parkir yang tersedia. Karakteristik parkir diketahui dengan survei pencocokan plat nomor kendaraan (plate matching) dan persepsi responden diketahui dengan melakukan survei kuesioner terhadap pengguna parkir. Survei pencocokan plat nomor kendaraan dilakukan selama satu hari kerja dengan asumsi karakteristik parkir hariannya adalah sama. Dari hasil pengolahan data survei didapat akumulasi maksimum parkir dari seluruh lokasi parkir untuk sepeda motor sebesar 1769 kendaraan dan untuk mobil sebesar 594 kendaraan. Sedangkan hasil survei kuesioner menyimpulkan bahwa fasilitas parkir yang disediakan cukup baik. Dari kajian karakteristik parkir didapat kesimpulan bahwa secara keseluruhan terdapat kekurangan lahan parkir untuk sepeda motor sebesar 119 SRP dan mobil sebesar 273 SRP. Fasilitas parkir yang disediakan oleh rumah sakit harus ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna parkir.

Pembangunan Gedung parkir vertikal tersebut hanya dikhususkan untuk sepeda motor. Gedung itu akan memiliki enam tingkat, dengan masing-masing tingkat setinggi 2,5 meter.

Pelaksanaan pekerjaan konstruksi dikerjakan oleh PT PJA dimana PT PJA tersebut adalah kontraktor yang sangat berpengalaman dalam pekerjaan konstruksi gedung bertingkat.

Pekerjaan gedung parkir tersebut menggunakan pondasi bor pile dengan diameter 40 cm sebanyak 256 titik dengan kedalaman rata rata 18 meter. Sebagai subkon pekerjaan bor pile ditunjuk PT Belani Bor Pile dimana kami adalah subkon spesialis bor pile yang sangat berpengalaman. Pekerjaan bor pile diselesaikan dalam waktu 40 hari dengan hasil dan mutu yang sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang diperlukan.

Selengkapnya... »

Bor Pile Purwokerto - Pembangunan Gedung Sekolah SMP 10 Purwokerto




 Izin pendirian SMP Negeri 10 Purwokerto atau SMP 10 Purwokerto saat ini sudah keluar.  Dengan adanya sekolah tersebut, saat ini jumlah SMP negeri di Kabupaten Banyumas menjadi bertambah.

Terpisah Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Enas Hindasah mengatakan, pendirian SMP Negeri 10 Purwokerto tersebut sudah melalui proses studi kelayakan.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Mashuri Kelurahan Rejasari Kecamatan Purwokerto Barat ini rencananya akan dibangun dalam tiga tahap. 

Sekarang sudah dalam pembangunan tahap pertama yang akan selesai pada Desember tahun ini.

Pembangunan gedung SMP 10 Purwokerto dilaksanakan oleh PT. Mutiara Harmoni Karya yang mana perusahaan konstruksi ini adalah asli milik putra daerah Purwokerto.

Pembangunan Gedung SMP 10 tersebut menggunakan pondasi tipe bor pile diameter 30 cm dengan kedalaman 5 - 6 meter sebanyak 148 titik.

Pembangunan gedung 2 lantai tersebut peruntukannya adalah untuk ruang kelas dan ruang administrasi.

Pekerjaan pondasi bor pile tersebut sudah selesai dilaksanakan dan hasil nya sangat baik hal ini dibuktikan dengan PDA Test yang melampaui spesifikasi yang diperlukan.

Semoga pelaksanaan pekerjaan pembangunan SMP N 10 Purwokerto dapat diselesaikan dengan baik, supaya bisa segera dipakai untuk kegiatan belajar mengajar siswa dan segenap civitas academica SMPN 10 Purwokerto.


Selengkapnya... »

Bore Pile Purwakarta Rehabilitasi Gedung Pusat Pelatihan Olahraga Dayung Jatiluhur Kabupaten Purwakarta

 




Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37, Pemerintah Kabupaten Purwakarta menandatangani Nota Kesepahaman/MoU dengan beberapa perusahaan di Purwakarta. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, penandatanganan ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Daerah untuk memajukan olah raga di Kabupaten Purwakarta.Seperti diketahui, Kabupaten Purwakarta khususnya Kecamatan Jatiluhur banyak melahirkan atlet dayung yang berprestasi. Hal ini dikarenakan adanya Waduk Ir. H. Juanda atau dikenal sebagai waduk Jatiluhur, yang menjadi sarana mereka (atlet) untuk berlatih untuk cabang olahraga dayung yaitu kano, kayak dan perahu naga ini merupakan persiapan untuk PON 2021 di Papua.

Pekerjaan konstruksi Rehabilitasi Gedung Pusat Pelatihan Olahraga Dayung Jatiluhur Kabupaten Purwakarta di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dilaksanakan untuk memberikan fasilitas yang nyaman kepada para atlit supaya lebih bisa berkonsentrasi dalam berlatih. Ada dua bangunan yang dibangun yaitu bangunan mess/asrama atlit dan bangunan sarana penyimpanan peralatan olah raga.



Pekerjaan konstruksi bangunan sarana menggunakan konstruksi pondasi bor pile karena letaknya disamping danau untuk menghindari terjadinya abrasi dari air danau jatiluhur supaya tidak berimbas pada kerusakan pada bangunan utama. Disamping itu penggunaan pondasi bor pile difungsikan supaya posisi bangunan menjadi kokoh, karena tanah yang dibangun berkontur miring dengan struktur tanah yang labil.

Konstruksi bangunan menggunakan bore pile dengan spesifikasi diameter 60 cm kedalaman 10 meter sebanyak 150 titik bor pile dengan menggunakan tulangan besi 19 ulir dan cincin besi 10 sengkang 15 cm. Pelaksanaan pekerjaan selama 14 hari, dengan kerjasama yang baik anatara maincont PT. Unggul Sokaja dan pelaksana pondasi bore pile PT. Belani Global Persada pekerjaan pondasi bor pile dapat diselesaikan tepat waktu.

Terima kasih kepada para pihak yang telah membantu kelancaran pekerjaan konstruksi ini, kepada Bp Alit sebagai pelaksana, Bp. Edy dari PU, Bp. Endang dari maincont. Semoga dapat bertemu kembali di proyek yang akan datang.


Selengkapnya... »

Bore Pile Palembang - Pembangunan RSUD Ibnu Sutowo Baturaja



Kali ini kita akan infokan tentang pekerjaan bore pile kami di Baturaja Sumatera selatan.
Pembangunan rumah sakit di baturaja ini merupakan perluasan dari bangunan existing, pembangunan RSUD ini bersama maincont. PT. MAM Engineering yang berlokasi di Jakarta. PT. MAM Engineering adalah pemenang tender pembangunan Rumah Sakit ini.

Proses pekerjaan bore pile disini "cukup sulit" karena lokasi rumah sakit di samping sungai Musi, sehingga kondisi tanah nya berbatu dan berpasir. Pekerjaan bore pile ini menggunakan diameter 40 dan 50 cm, memang pekerjaan yang menantang tapi mengasyikkan. Support dari owner atau maincont luar biasa,... sehingga pekerjaan dapat cepat diselesaikan.

Mulai dari proses deal, mobilisasi, mulai persiapan kerja, proses pekerjaan bore pile sampai selesai finiish hanya memakan waktu 3 minggu. mantab....

Total titik bore pile sebanyak 320 titik, dikerjakan dengan 3 mesin bore pile, perhari produktifitas antara 20 s/d 30 titik, per hari, jadi pekerjaan tersebut hanya kami kerjakan dalam waktu 3 minggu mulai mob demob s/d finish.

Pekerjaan ini dipimpin oleh pelaksana senior kami Bapak Alit, pihak maincont PT MAMA Engineering yang sangat mensupport kami, Bp Irhan , Bp. Edi pihak konsultan yang sangat tegas, kami ucapkan terima kasih atas support nya hingga terselesaikannya pekerjaan bore pile di Baturaja ini.
Selengkapnya... »

Bore pile Subang - Bore soldier pile longsor Jalan Cagak Subang




Jalan Cagak  yang terletak di daerah Subang, Jawa Barat, mengalami longsor yang mengganggu aktivitas lalu lintas di daerah tersebut, terutama karena jalur tersebut menghubungkan kabupaten Subang dengan Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung.
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi longsoran tersebut adalah dengan membangun bored pile pada lokasi longsor.

Untuk merancang bored pile, harus diketahui terlebih dahulu stabilitas lereng yang ada di daerah tersebut dengan berbagai cara. Yang paling sederhana ialah memodelkan longsoran menjadi suatu bidang datar yang terbagi dalam banyak pias dengan gaya dalam masing-masing, lalu dicari faktor keamanan kumulatifnya.

Bored pile adalah pondasi dalam yang dicor di tempat, yang dibangun dalam sebuah lubang yang telah distabilisasi supaya peletakan tulangan baja dan cor beton dapat terkontrol. Diameternya yang besar memberikan tahanan yang baik terhadap penggeseran dan penggulingan.

Pada suatu barisan bored pile yang ditanamkan ke dalam tanah sampai pada kedalaman tanah keras, dapat terbentuk soil arching effect, yaitu perpindahan tegangan dari tanah di depan (upslope) barisan bored pile menuju tanah di belakang (downslope) bored pile, karena tanah berusaha bergerak melalui sela-sela antar bored pile yang kaku.

Penanganan longsor di jalan Cagak ini menggunakan bore pile diameter 60 cm dengan kedalaman 18 meter sebanyak 65 titik.
Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik antara PT. Belani dan Dinas Pekerjaan Umum, pekerjaan dapat diselesaikan.

Terima kasih kepada Bp. Deni, pelaksana dari PT. Belani dan Bp. Eddy sebagai pejabat PU yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran hingga selesainya pekerjaan ini.
Selengkapnya... »