Tampilkan postingan dengan label bor pile jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bor pile jogja. Tampilkan semua postingan

Bor Pile Sumedang - Pembangunan Terminal Ciakar Sumedang

 

\

Terminal Bus Ciakar Tipe A di Kabupaten Sumedang merupakan terminal penumpang tipe A dan merupakan terminal induk terbesar di Kabupaten Sumedang. Terminal ini terletak di Jalan Prabu Raja Agung Nomor 10, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Terminal ini merupakan terminal transit penumpang, dimana banyak trayek bus antarkota bersinggungan melewati area Sumedang, diantaranya Wado - Jabodetabek, Bandung - Cirebon, Bandung - Jawa Tengah dan Bandung - Jawa Timur. Terminal ini melayani beberapa moda transportasi umum seperti angkutan kota, angkutan pedesaan, angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) dan angkutan antarkota antarprovinsi.

Terminal ini rencana akan di Revitalisasi total atau di remajakan untuk kenyamanan dan pelayanan maksimal yang ditargetkan sampai bulan Desember.

Sampai laman ini diterbitkan, pekerjaan sudah berjalan 10% progress nya yaitu untuk pekerjaan pembersihan lahan dan pekerjaan pondasi bor pile. Revitalisai ini bertujuan Untuk lebih memaksimalkan fasilitas bahwa terminal berjalan dengan biasanya seperti hari-hari biasa tanpa hambatan.

Rehabilitasi Total atau Revitalisasi ini bisa membangun terminal yang nyaman juga dengan adanya bangunan baru bisa memberikan suasana yang layak pakai atau tidak kumuh.

Pembangunan revitalisasi ini mendapat anggaran dari pemerintah pusat.

Pekerjaan konstruksi sampai dengan saat ini berjalan cukup lancar dengan pekerjaan yang sedang berlangsung saat ini adalah pekerjaan pondasi bored pile atau bor pile dengan menggunakan diameter bor pile D-40 cm dengan kedalaman 15 meter sebanyak 126 meter.

Pekerjaan bor pile ini dapat berjalan dengan lancar karena antar pihak terkait dapat bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik.


Selengkapnya... »

Preboring pancang PT. PMA Cipondoh Tangerang

 


Merencanakan pembangunan gudang baik untuk penyimpanan barang industri, pribadi dan lain sebagainya tentu harus dilakukan dengan matang. Ketika perencanaan sudah dilakukan dengan sesuai, pembangunannya pun tentu tidak akan jauh dari kebutuhan. Inilah misi dari owner yaitu PT. PMA yang ingin memiliki warehouse untuk menyimpan alat-alat mereka.

Langkah selanjutnya yang penting sekali untuk dilakukan adalah menentukan titik pemasangan tiang pancang. Biasanya, Anda akan membutuhkan sebuah alat ukur seperti teodolit dengan menentukan titik patokan awal pembuatan tiang. Untuk memudahkan, bisa juga menggunakan patokan pada batas gedung yang sudah ada sebelumnya.

Kebetulan karena kondisi tanah di daerah cipondoh terdapat lensa tanah pada kedalaman 8-17 meter, maka harus dilakukan pekerjaan preboring, karena tiang pancang tidak bisa menembus lapisan keras tersebut.Metode preboring dilakukan jika hasil penyelidikan tanah menunjukkan bahwa ditemukan lapisan lensa tanah. Lapisan lensa tanah merupakan suatu lapisan tanah yang tipis tetapi nilai NSPT lapisan tanah tersebut >50,artinya lapisan tanah tersebut dapat dikatakan lapisan tanah keras. Lapisan tanah yang memiliki nilai NSPT>50 tidak akan dapat ditembus pada saat pemancangan. Sehingga kedalaman tiangpancang yang direncanakan tidak tercapai.

Agar kedalaman tiang pancang sesuaidengan yang direncanakan, maka dilakukanpreboring.

Metode ini dilakukan dengan cara pengeboran hingga lapisan lensa tanah tersebut sudah ditembus mata bor.

Diameter pengeboran paling tidak sama dengan diameter tiang pancang atau idealnya diameternya pengeboran lebih kecil dari diameter tiang pancang, sehingga daya dukung selimut (skin friction) pondasi tiang pancang diperoleh maksimal.

Kami PT. Belani dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan preboring tersebut, karena kami adalah perusahaan yang sangat berpengalaman dalam pekerjaan tersebut. Pekerjaan preboring ini menggunakan diameter 35 cm dengan kedalaman 18 meter, sebanyak 214 titik preboring. Akhirnya setelah dilakukan pekerjaan preboring, tiang pancang dapat masuk sampai dengan kedalaman 24 meter.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, kepada maincont PT PMA dan bagian administrasi nya yang sangat sigap.

Selengkapnya... »

Bor Pile Purwokerto - Pembangunan Gedung Sekolah SMP 10 Purwokerto




 Izin pendirian SMP Negeri 10 Purwokerto atau SMP 10 Purwokerto saat ini sudah keluar.  Dengan adanya sekolah tersebut, saat ini jumlah SMP negeri di Kabupaten Banyumas menjadi bertambah.

Terpisah Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Enas Hindasah mengatakan, pendirian SMP Negeri 10 Purwokerto tersebut sudah melalui proses studi kelayakan.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Mashuri Kelurahan Rejasari Kecamatan Purwokerto Barat ini rencananya akan dibangun dalam tiga tahap. 

Sekarang sudah dalam pembangunan tahap pertama yang akan selesai pada Desember tahun ini.

Pembangunan gedung SMP 10 Purwokerto dilaksanakan oleh PT. Mutiara Harmoni Karya yang mana perusahaan konstruksi ini adalah asli milik putra daerah Purwokerto.

Pembangunan Gedung SMP 10 tersebut menggunakan pondasi tipe bor pile diameter 30 cm dengan kedalaman 5 - 6 meter sebanyak 148 titik.

Pembangunan gedung 2 lantai tersebut peruntukannya adalah untuk ruang kelas dan ruang administrasi.

Pekerjaan pondasi bor pile tersebut sudah selesai dilaksanakan dan hasil nya sangat baik hal ini dibuktikan dengan PDA Test yang melampaui spesifikasi yang diperlukan.

Semoga pelaksanaan pekerjaan pembangunan SMP N 10 Purwokerto dapat diselesaikan dengan baik, supaya bisa segera dipakai untuk kegiatan belajar mengajar siswa dan segenap civitas academica SMPN 10 Purwokerto.


Selengkapnya... »

Bore Pile Bandung Pembangunan Rumah Deret Taman Sari Bandung

 



Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung mengungkapkan pembangunan tahap satu rumah deret di Tamansari mulai berjalan sejak akhir bulan September. Pembangunan tahap satu meliputi pondasi dan sebagian struktur bangunan yang ditargetkan selesai Februari 2021.



Kepala Bidang pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3), Nunun Yanuati mengatakan pembangunan tahap satu rumah deret sudah berjalan yaitu pondasi bor pile dan struktur bangunan. Menurutnya, pembangunan rumah deret ke depan terlebih dahulu akan mendahulukan pembangunan masjid.

Sebanyak 198 rumah deret akan dibangun di lokasi tersebut. Nunun melanjutkan, kendala yang dihadapi yaitu anggaran pembangunan terkena rasionalisasi untuk penanganan covid-19.


Pembangunan rumah deret tamansari ini menggunakan pondasi bor pile sebanyak 650 ttik dengan kedalaman bor pile 15 meter yang sudah diperhitungkan mampu untuk menagan beban struktur bangunan setinggi 6 lantai.


Pelaksanaan pekerjaan bor pile selama 90 hari, dengan kerjasama yang baik antara maincont PT. Sartonia Agung dan pelaksana pondasi bore pile PT. Belani Global Persada, pekerjaan pondasi bor pile dapat diselesaikan tepat waktu.

Selengkapnya... »

Bore Pile Purwakarta Rehabilitasi Gedung Pusat Pelatihan Olahraga Dayung Jatiluhur Kabupaten Purwakarta

 




Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37, Pemerintah Kabupaten Purwakarta menandatangani Nota Kesepahaman/MoU dengan beberapa perusahaan di Purwakarta. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, penandatanganan ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Daerah untuk memajukan olah raga di Kabupaten Purwakarta.Seperti diketahui, Kabupaten Purwakarta khususnya Kecamatan Jatiluhur banyak melahirkan atlet dayung yang berprestasi. Hal ini dikarenakan adanya Waduk Ir. H. Juanda atau dikenal sebagai waduk Jatiluhur, yang menjadi sarana mereka (atlet) untuk berlatih untuk cabang olahraga dayung yaitu kano, kayak dan perahu naga ini merupakan persiapan untuk PON 2021 di Papua.

Pekerjaan konstruksi Rehabilitasi Gedung Pusat Pelatihan Olahraga Dayung Jatiluhur Kabupaten Purwakarta di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dilaksanakan untuk memberikan fasilitas yang nyaman kepada para atlit supaya lebih bisa berkonsentrasi dalam berlatih. Ada dua bangunan yang dibangun yaitu bangunan mess/asrama atlit dan bangunan sarana penyimpanan peralatan olah raga.



Pekerjaan konstruksi bangunan sarana menggunakan konstruksi pondasi bor pile karena letaknya disamping danau untuk menghindari terjadinya abrasi dari air danau jatiluhur supaya tidak berimbas pada kerusakan pada bangunan utama. Disamping itu penggunaan pondasi bor pile difungsikan supaya posisi bangunan menjadi kokoh, karena tanah yang dibangun berkontur miring dengan struktur tanah yang labil.

Konstruksi bangunan menggunakan bore pile dengan spesifikasi diameter 60 cm kedalaman 10 meter sebanyak 150 titik bor pile dengan menggunakan tulangan besi 19 ulir dan cincin besi 10 sengkang 15 cm. Pelaksanaan pekerjaan selama 14 hari, dengan kerjasama yang baik anatara maincont PT. Unggul Sokaja dan pelaksana pondasi bore pile PT. Belani Global Persada pekerjaan pondasi bor pile dapat diselesaikan tepat waktu.

Terima kasih kepada para pihak yang telah membantu kelancaran pekerjaan konstruksi ini, kepada Bp Alit sebagai pelaksana, Bp. Edy dari PU, Bp. Endang dari maincont. Semoga dapat bertemu kembali di proyek yang akan datang.


Selengkapnya... »